SISTEM OPERASI KLINIK ESTETIKA

Klinik estetika yang tertib, dari ruang tindakan sampai kasir.

Rekam medis dengan peta wajah, parameter mesin per sesi, vial yang berkurang sendiri, kasir yang mengerti paket dan diskon, banyak dokter dengan privasi yang benar, dan aplikasi pasien untuk booking dan riwayat.

Beranda Clinicore
Satu hari di klinik

Perjalanan satu pasien, dari booking sampai komisi dokter.

Setiap langkah adalah layar sungguhan dari klinik demo. Tidak ada yang diketik dua kali: apa yang dicatat dokter menjadi stok, faktur, komisi, dan riwayat pasien.

  1. Pasien memesan sendiri: pilih dokter, pilih jam kosong
    1Pasien, malam sebelumnya

    Pasien memesan sendiri: pilih dokter, pilih jam kosong

    Sari membuka aplikasi, memilih Botox 3 area, melihat profil dan penilaian dokter, lalu mengambil slot 10:30 di ruangan yang tersedia. Deposit 20% diminta karena estimasi di atas Rp 2 juta.

  2. Persetujuan tindakan ditandatangani sebelum tiba di klinik
    2Pasien, masih di rumah

    Persetujuan tindakan ditandatangani sebelum tiba di klinik

    Formulir persetujuan toksin botulinum muncul di aplikasi dalam Bahasa Indonesia atau English, dibaca sampai selesai, ditandatangani dengan jari.

  3. Front desk menerima kedatangan dari papan jadwal
    3Front desk, pagi

    Front desk menerima kedatangan dari papan jadwal

    Booking dari aplikasi tampil sebagai Dipesan, dikonfirmasi, lalu check-in membuka rekam medis untuk dokter. Front desk melihat jadwal seluruh klinik, tanpa isi rekam medis.

  4. Dokter mencatat setiap titik injeksi pada peta wajah
    4Dokter, di ruang tindakan

    Dokter mencatat setiap titik injeksi pada peta wajah

    Dokter menandai 17 titik: glabela 5 × 4 U, dahi 6 × 2 U, crow's feet 3 × 4 U per sisi. Produk, pengenceran, jarum, dan kedalaman tercatat. Zona bahaya vaskular bisa ditampilkan.

  5. Stok berkurang otomatis dari vial yang sedang dipakai
    5Sistem, seketika

    Stok berkurang otomatis dari vial yang sedang dipakai

    56 unit ditarik dari vial Botox 100 U yang sudah terbuka pagi itu, lengkap dengan nomor lot ke rekam medis. Sisa unit terlihat di daftar vial terbuka, hangus otomatis setelah 24 jam.

  6. Foto sebelum dan sesudah langsung dari kamera iPad
    6Perawat, sebelum dan sesudah

    Foto sebelum dan sesudah langsung dari kamera iPad

    Foto sebelum diambil saat check-in, foto sesudah setelah tindakan, dari sudut yang sama. Pembanding geser menampilkan perubahan; dokter dan pasien melihat yang sama.

  7. Faktur terbit dari rekam medis, lengkap dengan paket dan diskon
    7Kasir, saat pasien keluar

    Faktur terbit dari rekam medis, lengkap dengan paket dan diskon

    Faktur lahir dari rekam medis: layanan, resep, retail. Tier member memberi 5%, kode promo diterapkan, PPN hanya pada baris kena pajak, bayar sebagian dengan QRIS dan sisanya kartu.

  8. Komisi dihitung otomatis saat faktur lunas
    8Pemilik, akhir bulan

    Komisi dihitung otomatis saat faktur lunas

    Pelaku tindakan, asisten, dan dokter penanggung jawab mendapat bagiannya sesuai aturan per peran dan kategori. Bonus kinerja bulanan naik otomatis di ambang yang ditentukan.

  9. Pasien memantau riwayat dan perawatan lanjutan dari ponsel
    9Pasien, di rumah

    Pasien memantau riwayat dan perawatan lanjutan dari ponsel

    Sari melihat titik injeksi, produk dan dosis, foto sebelum-sesudah, instruksi pasca tindakan, sisa sesi paket, dan struk. Ulasan untuk dokter dikirim dari layar yang sama.

Peran dan privasi

Setiap peran hanya melihat yang menjadi haknya.

Rekam medis mengikuti dokter penanggung jawab. Dokter tidak melihat pendapatan klinik atau komisi rekan. Perawat melihat pasien di jadwalnya. Kasir melihat uang, bukan catatan medis. Farmasi melihat stok, bukan pasien. Bukan sekadar menu yang disembunyikan: setiap daftar disaring di server.

Demo Klinik
DataPemilikDokterPerawatFront deskKasirFarmasi
Rekam medispasiennya
Pendapatan klinik
Komisi rekan
Komisi sendiri
Jadwal seluruh klinikanonimanonim
Daftar pasiensemuamiliknyadi jadwalnyasemuasemua
Harga beli stok

Coba langsung, sebagai staf klinik atau sebagai pasien.